Ardmore Flying School – New Zealand

Ardmore Flying School merupakan sekolah penerbangan yang berada di New Zealand dan telah berdiri sejak tahun 1961. Sepanjang perjalanan sekolah penerbangan ini telah menghasilkan setidaknya 21505 alumni yang tersebar ke berbagai perusahaan penerbangan. Bagi Ardmore Flying School sangat penting untuk mempertahankan kualitas dari sekolah penerbangannya. Dengan demikian sejumlah fasilitas pun diberikan kepada para siswanya. Tujuannya agar para siswa dapat terus meningkatkan kualitas kemampuan diri sehingga dapat bersaing dari lulusan sekolah lainnya. Sederet fasilitas tersebut terdiri atas lokasi pelatihan, pesawat latih, simulator, dan lain sebagainya. Fasilitas tersebut terdiri atas 18 unit pesawat latih (Cessna C172R & Diamond Twin Star DA42) dan simulator( Garmin G1000 (single engine), Garmin 430 GPS (multi engine), Pacific A320 Fixed-base simulator, Beech 200 King Air, dll ). Lokasi pelatihan dari para siswa Ardmore Flying school berada di Bandara Ardmore, Auckland. Menariknya bandara ini merupakan bandara komersil sehingga para siswa yang akan melakukan pelatihan akan berkomunikasi dengan petugas ATC. Hal ini merupakan bagian kecil namun penting agar para siswa terbiasa dalam melaksanakan pekerjaannya.
  • Lisensi: PPL,CPL, IR, MER dan lain sebagainya Note: Kejelasan lebih lanjut dapat dilihat melalui rincian program
  • Biaya: ± 1.1 M
  • Jam Terbang: ±304 jam
  • Lokasi:

Program Sekolah Ardmore Flying School

Ardmore Flying School menyediakan 4 program dengan materi pembelajaran yang berbeda. Berikut program Ardmore Flying School yang tersedia antara lain:

Level 5 Flight Training Programme (Commercial Pilot with Multi Engine Instrument Rating

Program ini didesain agar para lulusannya dapat menerbangkan pesawat secara komersial. Durasi yang dihabiskan untuk menyelesaikan program ini selama kurang lebih 58 minggu. Berikut beberapa program pembelajaran yang dilalui para siswa antara lain:

  •       Private Pilot License (PPL) Theory & CAA English Language Assessment

Tahapan awal ini para siswa akan belajar secara teori di dalam kelas selama 5 minggu, setelahnya para siswa akan di hadapkan dengan ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited. Sederet pembelajaran yang diberikan oleh pihak akademi adalah sebagai berikut:

  1.     Hukum Penerbangan
  2.     Meteorologi (cuaca)
  3.     Navigasi
  4. Human Factors
  5. Operator Telepon Radio Penerbangan
  6. Pengetahuan mengenai teknik penerbangan
  7. English Proficiency Test

Pada dasarnya kelas ini mengajarkan keseluruhan teori yang dibutuhkan PPL.

  •       Basic practical phase and Commercial Pilot License (CPL) Theory

Pada tahapan ini para siswa akan melakukan pelatihan terbang untuk PPL dan memasuki kelas teori CPL. Dengan demikian pada tahapan ini para siswa akan mulai mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan selama berada dalam kelas.

Proses pelatihan penerbangan yang diperuntukkan kepada Private Pilot License (PPL) akan menghabiskan waktu setidaknya 16 minggu sedangkan kelas pendidikan (teori) untuk CPL 18 minggu. Dengan demikian siswa akan melakukan pelatihan pesawat terbang selama ½ hari di dalam rentang 3 atau 4 hari sedangkan kelas pendidikan (teori) selama ½ hari setiap harinya.

Selama 2 minggu terakhir kelas teori CPL akan berakhir maka para siswa akan memulai latihan penerbangan dengan menggunakan navigasi CPL. Setelah menyelesaikan program ini siswa akan mendapatkan 64.4 jam terbang dan 2 jam simulator.

  •       Instrument Rating Theory and Commercial Pilot License (CPL) Navigation Phase-1

Tahapan ini akan mengajarkan para siswanya untuk menjadi pilot yang professional dan menggapai wawasan yang lebih banyak di bidang penerbangan komersial, baik secara teori maupun praktik.

Penerbangan dengan navigasi CPL dilaksanakan 2 minggu sebelum kelas pendidikan (teori) berakhir. Dengan demikian proses latihan terbang pun dilaksanakan bersama pembelajaran instrument rating selama 9 minggu.

Pelaksanaan latihan terbang dengan navigasi CPL dilakukan sebanyak 3 atau 4 kali seminggu selama 9 minggu. Berbeda dengan instrument rating yang dilakukan setiap hari selama 6 minggu (termasuk ujian). Jam terbang yang didapatkan siswa dalam tahapan pembelajaran ini (fase-1) sebanyak 55.2 jam.

Catatan:

Latihan penerbangan dengan navigasi CPL saat ini merupakan fase pertama sedangkan fase kedua akan siswa temukan pada akhir proses pembelajaran.

  •       Instrument Rating Practical

Tahapan pembelajaran ini menjadi sangat penting bagi para siswa untuk karir dimasa depannya. Program pembelajaran yang bertujuan untuk memenuhi kualifikasi dari seorang pilot terhadap penerbangan jalur instrument flight rule (IFR). Maksud dari jalur instrument flight rule (IFR) yaitu kemampuan seseorang menerbangkan pesawat di dalam kondisi tertentu, contohnya penerbangan yang berlangsung di dalam awan.

Para siswa akan dengan mudah melalui proses pembelajaran ini, jika siswa tersebut telah menguasai penerbangan dengan visual dasar sebab pembelajaran ini akan mengajarkan siswa untuk menerbangkan tanpa adanya referensi. Proses pembelajaran ini akan dimulai dengan menggunakan simulator, pesawat mesin tunggal hingga pesawat mesin ganda dengan instrumentasi kaca kokpit. Pelatihan ini dilaksanakan selama 16 minggu dengan jam terbang selama 60.8 jam dan simulator selama 21.1 jam.

  •       Commercial Pilot License (CPL) Practical Phase-2

Pada tahapan ini siswa akan menjalani pelatihan penerbangan fase-2 untuk lisensi CPL. Dalam tahapan ini siswa akan mengasah kemampuannya secara teknis maupun non-teknis dalam menggunakan pesawat jenis tingkat lanjutan dan melakukan penerbangan rendah. Setelahnya, para siswa akan menjalani ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited untuk mendapatkan lisensi resminya. Tahapan ini akan siswa lalui selama 8 minggu dengan jam terbang sebanyak 33.2 jam.

Level 6 Diploma – AP (Airline Preparation Programme)

Program ini bertujuan agar para lulusanya dapat melakukan penerbangan secara komersial. Tak hanya itu saja The Multi Crew Integration Course (MCIC) akan mempersiapkan siswa agar dapat menyelesaikan jenis penerbangan turbo-prop atau jet. Dengan demikian siswa yang akan menjadi second officer atau first officer (Co-Pilot). Program pembelajaran ini menghabiskan waktu sekitar 72 minggu. Berikut program pembelajaran yang akan diterima siswa Ardmore Flying School adalah sebagai berikut:

  •       Private Pilot License (PPL) Theory & CAA English Language Assessment

Tahapan awal ini para siswa akan belajar secara teori di dalam kelas selama 5 minggu, setelahnya para siswa akan dihadapkan dengan ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited. Sederet pembelajaran yang diberikan oleh pihak akademi adalah sebagai berikut:

  1.     Hukum Penerbangan
  2.     Meteorologi (cuaca)
  3.     Navigasi
  4. Human Factors
  5. Operator Telepon Radio Penerbangan
  6. Pengetahuan mengenai teknik penerbangan
  7. English Proficiency Test

Pada dasarnya kelas ini mengajarkan keseluruhan teori yang dibutuhkan PPL.

  •       Basic practical phase and Commercial Pilot License (CPL)

Pada tahapan ini para siswa akan melakukan pelatihan terbang untuk PPL dan memasuki kelas teori CPL. Dengan demikian pada tahapan ini para siswa akan mulai mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan selama berada dalam kelas.

Proses pelatihan penerbangan yang diperuntukkan kepada Private Pilot License (PPL) akan menghabiskan waktu setidaknya 16 minggu sedangkan kelas pendidikan (teori) untuk CPL 18 minggu. Dengan demikian siswa akan melakukan pelatihan pesawat terbang selama ½ hari di dalam rentang 3 atau 4 hari sedangkan kelas pendidikan (teori) selama ½ hari setiap harinya.

Selama 2 minggu terakhir kelas teori CPL akan berakhir maka para siswa akan memulai latihan penerbangan dengan menggunakan navigasi CPL. Setelah menyelesaikan program ini siswa akan mendapatkan 64.4 jam terbang dan 2 jam simulator.

 

  •       Instrument Rating Theory and Commercial Pilot License (CPL) Navigation Phase-1

Tahapan ini akan mengajarkan para siswanya untuk menjadi pilot yang profesional dan menggapai wawasan yang lebih banyak di bidang penerbangan komersial, baik secara teori maupun praktik.

Penerbangan dengan navigasi CPL dilaksanakan 2 minggu sebelum kelas pendidikan (teori) berakhir. Dengan demikian proses latihan terbang pun dilaksanakan bersama pembelajaran instrument rating selama 9 minggu.

Pelaksanaan latihan terbang dengan navigasi CPL dilakukan sebanyak 3 atau 4 kali seminggu selama 9 minggu. Berbeda dengan instrument rating yang dilakukan setiap hari selama 6 minggu (termasuk ujian). Jam terbang yang didapatkan siswa dalam tahapan pembelajaran ini (fase-1) sebanyak 55.2 jam.

 

Catatan:

Latihan penerbangan dengan navigasi CPL saat ini merupakan fase pertama sedangkan fase kedua akan siswa temukan pada akhir proses pembelajaran.

  •       Airline Transport Pilot License (ATPL)

Airline Transport Pilot License (ATPL) merupakan lisensi yang wajib dimiliki untuk menjadi kapten pesawat di maskapai penerbangan. Lisensi ini menandakan pilot tersebut telah memenuhi sederet kualifikasi yang dibutuhkan pilot dalam menerbangkan pesawat komersil. Bagi siswa yang telah menyelesaikan program ini akan memiliki Airline Transport Pilot License (ATPL) yang “dibekukan”. Lisensi ini akan bertahan selama 10 tahun dengan durasi pelatihan program pembelajaran ini berkisar 9 minggu.

Mata pelajaran yang diajarkan dalam program pembelajaran ini terdiri atas:

  1.     Teori dasar turbin gas
  2.     Hukum penerbangan
  3.     Navigasi penerbangan
  4.     Perencanaan penerbangan umum
  5.     Meteorologi (cuaca)
  6.     Aerodinamika dan sistem penerbangan
  7.     Human factors
  8.     Instrumen dan alat bantu navigasi
  •       Instrument Rating Practical

Tahapan pembelajaran ini menjadi sangat penting bagi para siswa untuk karir dimasa depannya. Program pembelajaran yang bertujuan untuk memenuhi kualifikasi dari seorang pilot terhadap penerbangan jalur instrument flight rule (IFR). Maksud dari jalur instrument flight rule (IFR) yaitu kemampuan seseorang menerbangkan pesawat di dalam kondisi tertentu, contohnya penerbangan yang berlangsung di dalam awan.

Para siswa akan dengan mudah melalui proses pembelajaran ini, jika siswa tersebut telah menguasai penerbangan dengan visual dasar sebab pembelajaran ini akan mengajarkan siswa untuk menerbangkan tanpa adanya referensi. Proses pembelajaran ini akan dimulai dengan menggunakan simulator, pesawat mesin tunggal hingga pesawat mesin ganda dengan instrumentasi kaca kokpit. Pelatihan ini dilaksanakan selama 16 minggu dengan jam terbang selama 60.8 jam dan simulator selama 21.1 jam.

  •       Commercial Pilot License (CPL) Practical Phase-2

Pada tahapan ini siswa akan menjalani pelatihan penerbangan fase-2 untuk lisensi CPL. Dalam tahapan ini siswa akan mengasah kemampuannya secara teknis maupun non-teknis dalam menggunakan pesawat jenis tingkat lanjutan dan melakukan penerbangan rendah. Setelahnya, para siswa akan menjalani ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited untuk mendapatkan lisensi resminya. Tahapan ini akan siswa lalui selama 8 minggu dengan jam terbang sebanyak 33.2 jam.

  •       Multi Crew Integration – Airline Preparation Strand 18 Simulator Hours as Captan and 18 Simulator Hours as Co-Pilot

Program pembelajaran ini akan dilaksanakan selama 4 minggu lamanya. Tujuan dari program pembelajaran ini yaitu menjadi jembatan kesenjangan pilot mesin tunggal dan mesin ganda dalam pengoperasian pesawat terbangnya dan keterampilan dalam pengoperasian pesawat jet

Pelatihan multi-crew integration ini dibutuhkan untuk menyelesaikan diploma di Aviation-Airline Preparation Strand. Pelatihan ini akan menghabiskan waktu sekitar 4 minggu dengan 1 minggu kelas pendidikan (teori) dan menggunakan simulator fixed base A320. Bagi siswa yang akan mengambil pelatihan ini harus memiliki CPL dan ATPL. Dalam program ini siswa akan diajarkan selama 18 bersimulasi sebagai kapten pilot dan 18 jam kemudian bersimulasi menjadi seorang co-pilot.

Level 6 Diploma – FI (Flight Instruction Programme)

Program pelatihan ini akan menghabiskan waktu sekitar 72 minggu. Setelah para siswa menyelesaikan program ini maka siswa tersebut diperbolehkan untuk dipekerjakan sebagai instruktur kategori C. Tentunya dibawah pengawasan langsung dari instruktur senior kategori A dan B namun hal tersebut hanya terjadi diawal saja. Berikut pelatihan yang diberikan dalam program pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

  •       Private Pilot License (PPL) Theory & CAA English Language Assessment

Tahapan awal ini para siswa akan belajar secara teori didalam kelas selama 5 minggu, setelahnya para siswa akan di hadapkan dengan ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited. Sederet pembelajaran yang diberikan oleh pihak akademi adalah sebagai berikut:

  1.     Hukum Penerbangan
  2.     Meteorologi (cuaca)
  3.     Navigasi
  4. Human Factors
  5. Operarator Telepon Radio Penerbangan
  6. Pengetahuan mengenai teknik penerbangan
  7. English Proficiency Test

Pada dasarnya kelas ini mengajarkan keseluruhan teori yang dibutuhkan PPL.

  •       Basic practical phase and Commercial Pilot License (CPL)

Pada tahapan ini para siswa akan melakukan pelatihan terbang untuk PPL dan memasuki kelas teori CPL. Dengan demikian pada tahapan ini para siswa akan mulai mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan selama berada dalam kelas.

Proses pelatihan penerbangan yang diperuntukkan kepada Private Pilot License (PPL) akan menghabiskan waktu setidaknya 16 minggu sedangkan kelas pendidikan (teori) untuk CPL 18 minggu. Dengan demikian siswa akan melakukan pelatihan pesawat terbang selama ½ hari di dalam rentang 3 atau 4 hari sedangkan kelas pendidikan (teori) selama ½ hari setiap harinya.

Selama 2 minggu terakhir kelas teori CPL akan berakhir maka para siswa akan memulai latihan penerbangan dengan menggunakan navigasi CPL. Setelah menyelesaikan program ini siswa akan mendapatkan 64.4 jam terbang dan 2 jam simulator.

  •       Instrument Rating Theory and Commercial Pilot License (CPL) Navigation Phase-1

Tahapan ini akan mengajarkan para siswanya untuk menjadi pilot yang profesional dan menggapai wawasan yang lebih banyak di bidang penerbangan komersial, baik secara teori maupun praktik.

Penerbangan dengan navigasi CPL dilaksanakan 2 minggu sebelum kelas pendidikan (teori) berakhir. Dengan demikian proses latihan terbang pun dilaksanakan bersama pembelajaran instrument rating selama 9 minggu.

Pelaksanaan latihan terbang dengan navigasi CPL dilakukan sebanyak 3 atau 4 kali seminggu selama 9 minggu. Berbeda dengan instrument rating yang dilakukan setiap hari selama 6 minggu (termasuk ujian). Jam terbang yang didapatkan siswa dalam tahapan pembelajaran ini (fase-1) sebanyak 55.2 jam.

 

Catatan:

Latihan penerbangan dengan navigasi CPL saat ini merupakan fase pertama sedangkan fase kedua akan siswa temukan pada akhir proses pembelajaran.

  •       Instrument Rating Practical

Tahapan pembelajaran ini menjadi sangat penting bagi para siswa untuk karir dimasa depannya. Program pembelajaran yang bertujuan untuk memenuhi kualifikasi dari seorang pilot terhadap penerbangan jalur instrument flight rule (IFR). Maksud dari jalur instrument flight rule (IFR) yaitu kemampuan seseorang menerbangkan pesawat di dalam kondisi tertentu, contohnya penerbangan yang berlangsung di dalam awan.

Para siswa akan dengan mudah melalui proses pembelajaran ini, jika siswa tersebut telah menguasai penerbangan dengan visual dasar sebab pembelajaran ini akan mengajarkan siswa untuk menerbangkan tanpa adanya referensi. Proses pembelajaran ini akan dimulai dengan menggunakan simulator, pesawat mesin tunggal hingga pesawat mesin ganda dengan instrumentasi kaca kokpit. Pelatihan ini dilaksanakan selama 16 minggu dengan jam terbang selama 60.8 jam dan simulator selama 21.1 jam.

  •       Commercial Pilot License (CPL) Practical Phase-2

Pada tahapan ini siswa akan menjalani pelatihan penerbangan fase-2 untuk lisensi CPL. Dalam tahapan ini siswa akan mengasah kemampuannya secara teknis maupun non-teknis dalam menggunakan pesawat jenis tingkat lanjutan dan melakukan penerbangan rendah. Setelahnya, para siswa akan menjalani ujian yang diadakan oleh Aviation Services Limited untuk mendapatkan lisensi resminya. Tahapan ini akan siswa lalui selama 8 minggu dengan jam terbang sebanyak 33.2 jam.

  •       Instructor Rating (C-Cat)

Pelatihan ini ditujukan bagi para siswa yang akan menjadi seorang instruktur penerbangan. Dalam latihannya para siswa akan diajarkan keterampilan dalam menyampaikan suatu instruksi pelatihan.

Metode yang diajarkan dalam pelatihan ini mengintegrasikan antara pemikiran kritis, penilaian tepat, manajemen resiko, dan kesadaran akan keselamatan. Bagi siswa yang akan mengambil program ini harus lulus ujian human factors pada Airline Transport Pilot License (ATPL). Jam terbang yang didapatkan siswa yang mengambil pelatihan ini sebanyak 41.6 jam.

Modular Pilot Programme (Modular Training Programme)

Bagi para calon siswa yang menginginkan program pembelajaran secara lengkap dapat mengambil program pembelajaran dari modular pilot programme yang diadakan oleh Ardmore Flying School. Namun jika para siswa yang ingin mendapatkan jalan tercepat agar bisa menjadi seorang pilot dapat mengambil program level 5 dan 6 sesuai dengan kebutuhannya. Berikut pelatihan yang diberikan dalam program pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

  •       Private Pilot License (PPL) Theory and practical

Private Pilot License merupakan lisensi wajib yang harus dimiliki oleh seorang pilot. Namun, pilot yang memiliki lisensi ini tidak diizinkan untuk menerbangkan pesawat dengan kebutuhan komersial. Dengan demikian penggunaan lisensi ini hanya untuk kepentingan pribadi saja. Informasi tambahan yaitu pilot yang hanya memiliki lisensi ini tidak diperbolehkan untuk membawa penumpang.

 

Sederet pembelajaran yang diberikan oleh pihak akademi adalah sebagai berikut:

  1.     Hukum Penerbangan
  2.     Meteorologi (cuaca)
  3.     Navigasi
  4. Human Factors
  5. Operator Telepon Radio Penerbangan
  6. Pengetahuan mengenai teknik penerbangan
  7. English Proficiency Test

Jam terbang yang didapatkan siswa yang mengambil pelatihan ini sebanyak 64.4 jam dengan simulator sebanyak 2 jam serta durasi pelatihan yang ditetapkan berkisar 16-20 minggu.

  •       Commercial Pilot License (CPL) Theory and Practical PPL

Commercial pilot license merupakan lisensi paling dasar yang dimiliki setiap pilot. Pilot yang memiliki lisensi tersebut diperbolehkan untuk melakukan penerbangan secara komersial dengan menggunakan pesawat mesin tunggal. Pada lisensi ini, pilot diizinkan untuk membawa penumpang namun tidak diperbolehkan membawa awak pesawat.

Kebutuhan dari lisensi ini yaitu pilot setidak memiliki 200 jam terbang (termasuk jam terbang PPL), 100 jam penerbangan solo dan 100 jam penerbangan di bawah instruksi ganda. Sederet teori yang akan didapatkan para siswa yang terdiri atas:

  1.     Hukum Penerbangan
  2.     Meteorologi (cuaca)
  3.     Navigasi
  4. Human Factors
  5. Pengetahuan mengenai teknik penerbangan

 

Jam terbang yang didapatkan siswa yang mengambil pelatihan ini sebanyak 137.6 jam dengan simulator sebanyak 18.1 jam serta durasi pelatihan yang ditetapkan berkisar 18 minggu.

 

  •       Multi Engine Instrument Rating (MEIR) Theory and Practical 60.8 Flying Hours / 21.1 Simulator Hours

Pelatihan ini akan berlangsung selama 2 tahapan yaitu fase teori (4 minggu) dan fasek praktik (16 minggu). Pelatihan bertujuan agar siswa dapat memenuhi kualifikasi dalam menerbangkan pesawat di dalam Instrument Meteorological Conditions (IMC) dibawah aturan jalur penerbangan (IFR). Teori yang akan didapatkan oleh siswa terdiri atas:

  1.     Hukum IFR
  2.     Instrumen dan alat bantu navigasi
  3.     Navigasi IFR

Para siswa tentunya mendapatkan pelatihan alat bantu navigasi modern termasuk GPS dan Remote Navigation Procedures (RNP). Tak hanya itu saja yang didapatkan melainkan juga mendapatkan navigasi tradisional.

  •       Airline Transport Pilot License Theory (ATPL)

Airline Transport Pilot License (ATPL) merupakan lisensi yang wajib dimiliki untuk menjadi kapten pesawat di maskapai penerbangan. Lisensi ini menandakan pilot tersebut telah memenuhi sederet kualifikasi yang dibutuhkan pilot dalam menerbangkan pesawat komersil. Bagi siswa yang telah menyelesaikan program ini akan memiliki Airline Transport Pilot License (ATPL) yang “dibekukan”. Lisensi ini akan bertahan selama 10 tahun dengan durasi pelatihan program pembelajaran ini berkisar 9 minggu.

Mata pelajaran yang diajarkan dalam program pembelajaran ini terdiri atas:

  1.     Teori dasar turbin gas
  2.     Hukum penerbangan
  3.     Navigasi penerbangan
  4.     Perencanaan penerbangan umum
  5.     Meteorologi (cuaca)
  6.     Aerodinamika dan sistem penerbangan
  7.     Human factors
  8.     Instrumen dan alat bantu navigasi
  •       Multi Crew Integration – Airline Preparation Strand 18 Simulator Hours as Captain and 18 Simulator Hours as Co-Pilot

Program pembelajaran ini akan dilaksanakan selama 4 minggu lamanya. Tujuan dari program pembelajaran ini yaitu menjadi jembatan kesenjangan pilot mesin tunggal dan mesin ganda dalam pengoperasian pesawat terbangnya dan keterampilan dalam pengoperasian pesawat jet

Pelatihan multi-crew integration ini dibutuhkan untuk menyelesaikan diploma di Aviation-Airline Preparation Strand. Pelatihan ini akan menghabiskan waktu sekitar 4 minggu dengan 1 minggu kelas pendidikan (teori) dan menggunakan simulator fixed base A320. Bagi siswa yang akan mengambil pelatihan ini harus memiliki CPL dan ATPL. Dalam program ini siswa akan diajarkan selama 18 bersimulasi sebagai kapten pilot dan 18 jam kemudian bersimulasi menjadi seorang co-pilot.

  •       Instructor Rating (C-Cat) with ATPL Human Factors  41.6 Flying Hours

Pelatihan ini ditujukan bagi para siswa yang akan menjadi seorang instruktur penerbangan. Dalam latihannya para siswa akan diajarkan keterampilan dalam menyampaikan suatu instruksi pelatihan.

Metode yang diajarkan dalam pelatihan ini mengintegrasikan antara pemikiran kritis, penilaian tepat, manajemen resiko, dan kesadaran akan keselamatan. Bagi siswa yang akan mengambil program ini harus lulus ujian human factors pada Airline Transport Pilot License (ATPL). Jam terbang yang didapatkan siswa yang mengambil pelatihan ini sebanyak 41.6 jam.

Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi para siswa yang akan mendaftarkan diri ke Ardmore Flying School yaitu:

  1.     Berusia setidaknya 18 tahun
  2.     Memiliki IELTS dengan score 6 (Level 6 Diploma Programmes) dan 5.5 (Level 5 Training Scheme)
  3.     Memiliki visa siswa untuk belajar di New Zealand
  4.     Memiliki sertifikat kesehatan tingkat 1 CAANZ
  5.     Memiliki catatan pelatihan penerbangan sebelumnya

Bagi calon siswa yang tertarik dengan sekolah ini dapat menghubungi pihak yang dikontak tertera dibawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Bandung Pilot Academy

kelebihan sekolah pilot
  • Ardmore Flying School menjalin kerja sama dengan sejumlah maskapai pener bangan terutama Garuda Indonesia dan Susi Air
  • Menyediakan program pembelajaran dan sederet fasilitas yang disediakan dengan sangat lengkap guna menghasilkan para lulusan yang memiliki kualitas dengan standar internasional
  • Menghasilkan para lulusan dengan kualitas yang tidak perlu diragukan kembali. Dengan demikian menjadi nilai penting dimata sejumlah perusahaan penerbangan.
  • Biaya pendidikan yang diberikan oleh pihak Ardmore Flying School telah mencakup seluruh aspek termasuk asuransi kesehatan serta perjalanan, dan lain sebagainya (siswa negara asing).
kekurangan sekolah pilot
  • Lisensi yang diberikan berupa lisensi asing sehingga siswa yang memiliki lisensi ini harus mengkonversikannya jika ingin melakukan penerbangan di wilayah Indonesia.
  • Biaya yang dikeluarkan mengikuti kurs dollar. Dengan demikian fluktuasi harga dalam bentuk rupiahnya tidak bisa ditentukan dengan jelas.

Our Recommendation

Ardmore Flying School menjadi sekolah penerbangan yang direkomendasikan. Alasannya yaitu program sekolah yang begitu lengkap dan didukung dengan sederet fasilitas yang akan meningkatkan kualitas kemampuan dari siswanya. Selain itu, akademi penerbangan ini memiliki jalinan kerja sama dengan sejumlah maskapai penerbangan termasuk maskapai besar Indonesia (Garuda Indonesia dan Susi Air).

Pendaftaran Segera

Segera daftarkan diri anda ke sekolah Ardmore Flying School. Hubungi kami untuk mendapat syarat pendaftaran / ujian.

 

Pendampingan

Yup, kami akan mendampingi – termasuk menjemput bandara dan mengantar jika Anda berasal dari luar Jakarta

Menghemat Biaya Anda

Biaya pendaftarannya sama dengan mendaftar langsung – sebaliknya kami akan menjemput Anda dsb. Kami menghemat biaya Anda.

Hubungi Kami

Pendaftaran Siswa baru untuk Bandung Pilot Academy sudah di buka.

Hubungi kami sekarang juga
FlightSchoolConnect.co.id
Jl. HM. Ashari 52 – Cibinong – Bogor.
Email: [email protected]

Telp./WA: 0812-6988-6575